November 25, 2020

2DUA.COM

Berita Unik Aneh Mistis

Tradisi Menjelang Waisak

13 min read
tradisi waisak

tradisi waisak

Hari Raya Umat Budha adalah Trisuci Waisak, Pada hari tersebut umat budha pergi ke wihara dan bakti. dan khusyuk melakukan doa dan ritual, umat Buddha selanjutnya melakukan berbagai tradisi untuk bersyukur dengan datang nya hari Waisak ini. Waisak atau Waisaka (Pali : Sanskrit: Vaiśākha वैशाख) merupakan hari suci agama Buddha. Hari Waisak juga dikenal dengan nama Visakah Puja atau Buddha Purnima di India, Saga Dawa di Tibet, Vesak di Malaysia, dan Singapura, Visakha Bucha di Thailand, dan Vesak di Sri Lanka. Nama ini diambil dari bahasa Pali “Wesakha”, yang pada umum nya juga terkait dengan “Waishakha” dari bahasa Sanskerta. Di beberapa tempat disebut juga sebagai “hari Buddha”.

Dirayakan pada bulan Mei pada waktu terang bulan (purnama sidhi) untuk memperingati 3 (tiga) peristiwa penting, yaitu :

  1. Lahirnya Pangeran Siddharta di Taman Lumbini pada tahun 623 S.M.,
  2. Pangeran Siddharta mencapai Penerangan Agung dan menjadi Buddha di Buddha Gaya (Bodhgaya) pada usia 35 tahun pada tahun 588 SM.
  3. Buddha Gautama parinibbana (wafat) di Kusinara pada usia 80 tahun pada tahun 543 SM.

Tiga peristiwa ini dinamakan “Trisuci Waisak”. Keputusan merayakan Trisuci ini dinyatakan dalam Konferensi Persaudaraan Buddhis Sedunia (World Fellowship of Buddhists WFB) yang pertama di Sri Lanka pada tahun 1950. Perayaan ini dilakukan pada purnama pertama di bulan Mei. Waisak sendiri adalah nama salah satu bulan dalam penanggalan India Kuno.

waisak candi borobudur
waisak candi borobudur

1. Waisak di Candi Borobudur
Waisak adalah hari suci umat Buddha, Pusat perayaan hari Waisak di Candi Borobudur dan Candi Mendut. Kedua candi tersebut terletak di Jawa Tengah. Prosesi dimulai di Candi Mendut. Para biksu dan umat Buddha mengadapan upacara puja dan bakti di Candi Mendut. Setelah itu, para biksu beserta umat beriringan melakukan arak arakan menuju Candi Borobudur. Barisan kirab atau arak arakan terdiri dari barisan pembawa bendera merah putih dan bendera Walubi. Kemudian, di ikuti oleh kendaraan hias yang membawa relief Sang Buddha. Selain itu, ada pula mobil yang membawa Api Dharma dan Air Suci. Di Candi Borobudur, umat Buddha bersama para biksu memasuki keheningan bersama. Mereka melakukan samedi, memasuki suasana tenang, memusatkan pikiran, hingga pada tahta puncak perayaan Tri Suci. Puncak acara Waisak di Candi Borobudur ini adalah penyalaan ribuan lampion oleh Sangha dan umat secara bersama sama sebelum akhir nya dilepas ke angkasa.

Waisak di Candi Sewu
Waisak di Candi Sewu

2. Waisak di Candi Sewu
Candi sewu terietak di kompleks Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Prosesi diawali dari Candi Lumbung yang berada di selatan Candi Sewu menuju altar utama di depan Candi Sewu. Kemudian dilanjutkan dengan pradaksina, yakni mengelilingi Candi Sewu sebanyak 9 kali. Pada saat detik detik Waisak, sirine akan dibunyikan. Seorang biksu melakukan renungan Waisak. Semua masyarakat yang merayakan duduk bersila, dengan sikap badan tegak menjalani samedi.

Hari Tri Suci Waisak di Bali
Hari Tri Suci Waisak di Bali

3. Hari Tri Suci Waisak di Bali
Di Bali, tepatnya di vihara Dharmayasa Kuta perayaan hariTri Suci Waisak dimulai dengan pementasan seni dan barongsai oleh para pemuda. Setelah itu, perayaan itu ditandai dengan meditasi dan persembahyangan Waisak Santuti Cita. Puncak perayaan diawali dengan Pradiksa, yaitu umat mengelilingi patung Buddha dengan arah berlawanan jarum jam.

Waisak di Vietnam
Waisak di Vietnam

4. Waisak di Vietnam
Perayaan hari raya Waisak di Vietnam dikenal dengan nama Mega Perayaan Waisak. Perayaan ini diadakan dengan khidmat di Pagoda Quan Su, di Kota Hanoi. Mega Perayaan Waisak dipimpin oleh pemimpin pemerintahan, Perdana Menteri Vietnam. Perayaan hari raya Waisak digelar tidak hanya di Kota Hanoi. Di Pagoda Thap Lam, Kota Da Nang, Pagoda Tam Bao, Provinsi Kien Giang juga telah diadakan Mega Perayaan Waisak. Berbagai acara digelar, seperti melepaskan burung merpati, berdoa bersama agar negeri selalu damai dan rakyat merasa aman, dan yang terakhir acara mengarak mobil bunga dijalan jalan utama.

Waisak di Sri Lanka
Waisak di Sri Lanka

5. Waisak di Sri Lanka
Di negara ini, semua masyarakat Buddha di setiap daerah ikut merayakan nya dengan berbagai cara, seperti berlomba menghias Torana seindah mungkin dan sebesar mungkin, ada yang berisi cerita Sang Buddha, ada lukisan utuh tubuh Sang Buddha lengkap dengan Iampu warna warni yang sangat indah. Perayaan hari raya Waisak di Sri Lanka diselenggarakan selama dua hari. Perayaan dilakukan di Mahavihara Kelaniya dengan acara puja bakti secara perorangan dan tidak ada yang memimpin. Setelah melakukan doa, tidak lupa mereka melakukan namaskara ke kaki Sang Buddha. Di Mahavihara Kelaniya terdapat telapak kaki sang Buddha yang dipelihara dengan baik hingga saat ini. Tidak hanya di Mahavihara Kelaniya, tetapi di Vihara Belanwilla juga diadakan puja bakti. Tradisi di Sri Lanka setiap Uposatha, warga Buddhis akan puja bakti dan mendengarkan dhamma desana di Vihara selama satu hari penuh, sejak subuh hingga sore hari. Di negara ini. kehidupan yang agamis bernuansa Buddhis sangat terasa karena jarak satu Vihara dengan Vihara yang lain berdekatan. Tidak hanya itu, di setiap Vihara terdengar lantunan paritta dan gatha yang sangat menyentuh hati setiap umat Buddha.

Sumber Wikipedia

Copyright Sadewa | Newsphere by AF themes.