Wed. Apr 8th, 2020

2DUA.COM

Berita Unik Aneh Mistis

9 Bencana Alam Dgn Korban Terbesar

14 min read
Banjir-Sungai-Kuning-1931

Banjir-Sungai-Kuning-1931

Bagikan Artikel :

Pertama adalah Banjir Sungai Kuning, Cina (tahun 1931), Banjir Sungai Kuning (Huang He flood) pada tahun 1931 merupakan bencana alam terbesar yang pernah tercatat dengan jumlah korban jiwa nya. Diperkirakan, jumlah orang tewas dalam banjir 1931 tersebut mencapai 1-4 juta orang. Korban jiwa tersebut sudah termasuk di dalam nya korban yang meninggal karena tenggelam, penyakit, kelaparan, dan kekeringan. Sungai Kuning sering disebut “China’s Sorrow”. Sebab, jutaan orang telah dibunuh oleh banjir yang bersumber dari sungai tersebut.

Banjir Sungai Kuning 1881
Banjir Sungai Kuning 1881

2. Banjir Sungai Kuning Cina (tahun 1881)
Sungai Kuning (Huang He) di Cina merupakan wilayah yang rawan banjir. Sebab, sungai tersebut sangat luas dan tanah tepian sungai pun rendah. Akibat nya, banjir pun sudah menjadi langganan warga di sekitar sungai tersebut. Pada 1887, banjir Sungai Kuning telah menghancurkan daerah di sekitarnya. Diperkirakan 900.000-2.000.000 orang meninggal dunia. Hal ini merupakan salah satu bencana alam terbanyak memakan korban yang pernah tercatat. Pada tahun 1887, dasar laut naik sedangkan hujan terus turun dengan deras sehingga banjir besar tidak dapat dicegah. Karena di dekat sungai dataran nya sangat rendah, banjir menyebar dengan cepat ke seluruh Cina Utara sehingga sekitar 50.000 mil. Akibatnya, ladang pertanian, permukiman, dan pusat komersial juga ikut terendam. Lalu, 2 juta orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir surut.

3. Badai Siklon Bhola Bangladesh (1970)
Pada 12 November 1970, badai siklon bhola telah meluluh lantakkan Pakistan Timur (sekarang Bangladesh). ltu adalah badai siklon dengan kematian terbanyak yang pernah terjadi. Korban jiwa dalam bencana tersebut mencapai 500.000-1.000.000 jiwa. Lalu, 500.000 orang meninggal dalam badai dan selebihnya akibat banjir yang melanda daerah lebih rendah dari pulau pulau di Deita Ganges. Pemerintah Pakistan saat itu banyak menuai kritik dalam penanganan operasi bantuan bagi yang terkena bencana. Kritikan tersebut datang dari para pemimpin politik lokal di Pakistan Timur dan juga media internasional.

Gempa Bumi Shaanxi, Cina 1556
Gempa Bumi Shaanxi, Cina 1556

4. Gempa Bumi Shaanxi, Cina (1556)
Gempa bumi shaanxi atau gempa hua county telah memakan korban sekitar 830.000 jiwa. Gempa ini terjadi pada 23 Januari 1556 pagi. Lebih dari 97 negara terkena dampaknya. Sekitar 520 mil kawasan di Cina dan beberapa negara hancur. Bahkan, 60 persen penduduk meninggal dunia. Sebagian besar korban jiwa adalah yang tinggal di gua gua pada tebing di Yaodong. Sebab, mereka tertimpa runtuhan gua. Berdasarkan data geologi, besarnya gempa berkisar 8 SR. Hal ini merupakan gempa bumi yang paling mematikan dan bencana alam terparah keempat dalam sejarah manusia.

Badai Siklon India 1839
Badai Siklon India 1839

5. Badai Siklon India (1839)
Pada 1839, terjadi gelombang air pasang besar yang disebabkan oleh siklon. Puluhan pelabuhan di Kota Coringa luluh lantak. Selain itu, 20.000 kapal di teluk hancur dan 300.000 orang meninggal dunia. Kejadian tersebut juga pernah terjadi sebelumnya, yakni pada 1789 dengan tiga gelombang besar yang disebabkan oleh topan. Akibatnya, kota pelabuhan di muara Sungai Ganges pun hancur. Banyak kapal yang karam dan diperkirakan 20.000 orang mati tenggelam.

Banjir Kaifeng Cina 1642
Banjir Kaifeng Cina 1642

6. Banjir Kaifeng Cina (1642)
Kaifeng adalah sebuah kota di Provinsi Henan Timur, RRC. la terletak di sepanjang selatan dari Sungai Kuning. Pada 1642, daerah tersebut dilanda banjir yang disebabkan oleh tentara Ming yang mengalirkan air dari Sungai Kuning untuk mencegah pemberontak petani dari Li Zicheng. Diperkirakan, setengah dari 600.000 penduduk Kaifeng mati akibat banjir dan bencana kelaparan. Bencana tersebut menjadi salah satu penyebab kematian terbesar dalam sejarah. Selain itu, banjir tersebut menjadi bencana alam besar karena perang dan Sungai Huang He.

Gempa Bumi Tangshan Cina 1976
Gempa Bumi Tangshan Cina 1976

7. Gempa Bumi Tangshan Cina (1976)
Gempa bumi Tangshan merupakan salah satu yang gempa bumi terbesar pada abad ke 20. Bencana tersebut menyebabkan kematian 242.000 korban jiwa. Pemerintah Cina mencatat kekuatan nya gempa sekitar 7,8 SR, sekalipun beberapa sumber mencatat besarnya 8,2 SR. Gempa bumi yang terjadi pada pagi hari 27 Juli 1976 itu, berlangsung sekitar 15 detik.

Kegagalan Bendungan Banqiao Cina 1975
Kegagalan Bendungan Banqiao Cina 1975

8. Kegagalan Bendungan Banqiao Cina (1975)
Bendungan Bangiao memang dirancang untuk menahan banjir sebesar 306 mm curah hujan per hari. Namun pada Agustus 1975, terjadi banjir yang menyebabkan penuangan lebih dari satu tahun curah hujan dalam 24 jam. Kegagalan bendungan tersebut di awali dari perkiraan cuaca yang gagal diprediksi. Akibat nya, gerbang pintu air tidak mampu menangani luapan air karena banyaknya debit air dan sedimentasi. Dengan begitu, bendungan pun tidak mampu menahan air yang sangat banyak. Belum cukup sampai di situ, evakuasi yang tidak dapat dilakukan dengan baik karena kondisi cuaca buruk semakin menambah jumlah korban jiwa. Akibatnya, dalam peristiwa tersebut sekitar 231.000 jiwa meninggal dunia.

Gempa Bumi Samudera Hindia 2004
Gempa Bumi Samudera Hindia 2004

9. Gempa Bumi Samudera Hindia (2004)
Pada 2004 yang lalu, telah terjadi gempa bumi Samudera Hindia yang dikenal oleh masyarakat ilmiah sebagai gempa bumi Sumatera Andaman. Gempa tersebut terjadi pada 26 Desember 2004. Pusat gempa ada di bagian pantai barat Sumatra, Indonesia. Setelah gempa, serangkaian tsunami pun menyusul di sepanjang pantai di perbatasan Samudera Hindia. Akibatnya, banyak orang yang menjadi korban karena tersapu tsunami yang dahsyat. Totalnya ada 230.000 jiwa orang. Pada awalnya, besarnya gempa dicatat 9,0 SR. Kemudian meningkat menjadi 9,1 dan 9,3 SR. Hal itu merupakan gempa kedua terbesar yang pernah tercatat pada seismograf. Gempa tersebut sangat besar dan menyebabkan seluruh dunia ikut bergetar sebanyak 1/2 inci hingga lebih dari 1 cm.

Copyright Sadewa | | by 2DUA.COM.