Wed. Apr 8th, 2020

2DUA.COM

Berita Unik Aneh Mistis

11 Kecelakaan Minyak Tumpah Terparah

10 min read
Gulf-War-Oil-Spill

Gulf-War-Oil-Spill

Bagikan Artikel :

Pertama adalah kejadian dimana Gulf War Oil Spill, Tumpahan minyak tersebut merupakan yang terburuk sepanjang sejarah bumi kita karena  Tercatat bahwa ada sekitar 8 juta barel minyak tumpah ke Teluk Persia selama Perang Teluk. Kejadian itu terjadi setelah pasukan lrak membuka katup sumur minyak dan jalur pipa saat mereka mundur dari Kuwait pada tahun 1991. Ketebalan minyak yang mencemari lautan mencapai 5 inci. Sebab, minyak yang tumpah sebanyak 1.360.000-1.500.000 ton.

Ixtoc I Oil Well
Ixtoc I Oil Well

2. Ixtoc I Oil Well
Minyak lxtoc I meledak di Teluk Meksiko pada Juni 1979. Tempat pengeboran minyak tersebut terbakar dan hangus, lalu runtuh. Hal itu mengakibatkan katup tabung minyak robek sehingga menyulitkan para personel penyelamat untuk mengendalikan kerusakan. Minyak tumpah sebanyak 454.000 ton mencemari lautan. Tumpahan tersebut berlanjut sampai Maret 1980.

Atlantic Empress
Atlantic Empress

3. Atlantic Empress/Aegean Captain
Pada Juli 1979, sebuah kapal tanker minyak Yunani Atlantic Empress bertabrakan dengan kapal lain di Laut Karibia. Bencana tersebut menewaskan 26 anggota kru dan menumpahkan minyak sebanyak 287.000 ton sehingga mencemari lingkungan sekitarnya.

Fergana Valley
Fergana Valley

4. Fergana Valley
The Fergana Valley adalah salah satu daerah industri pertanian dan peternakan terpadat di daerah Asia Tengah. Namun, pada 1992 daerah tersebut dikotori oleh minyak tumpah yang berasal dari salah satu kilang minyak di daerah tersebut. Peristiwa tersebut menyebabkan ladang dan pusat industri tercemar oleh minyak yang tumpah sebanyak 285.000 ton.

Nowruz Oil field
Nowruz Oil field

5. Nowruz Oil field
Pada Perang Teluk I, banyak kejadian tabrakan kapal selama perang. Tabrakan kapal terparah terjadi pada 10 Februari 1983. Tabrakan-tabrakan tersebut menyebabkan sekitar 1500 barel minyak tumpah ke lautan setiap harinya.

ABT Summer
ABT Summer

6. ABT Summer
BT Summer Tanker yang sedang berlayar dari Iran ke Rotterdam, menumpahkan minyak ke lautan yang akhirnya terbakar di Lautan Angola. Tepatnya, di sekitar 700 mil dari lepas pantai. Selain menumpahkan 260.000 ton minyak, peristiwa tersebut juga menewaskan sekitar 32 kru kapal tersebut.

Castillo de Bellver
Castillo de Bellver

7. Castillo de Bellver
Kapal Castillo de Belver meledak dan membuat kapal pecah menjadi dua pada Agustus 1983. Peristiwa tersebut menyebabkan minyak tumpah ke lautan dalam jumlah besar. Total, 252.000 ton minyak mencemari lautan Cape Town yang hanya berjarak 24 mil dari lepas pantai. Akibatnya, pantai pun tercemar karena tertutup minyak.

The Amoco Cadiz
The Amoco Cadiz

8. The Amoco Cadiz
Pada 1978, kapal Cadiz tergoncang sehingga muatan minyak di dalamnya tumpah ke lautan. Hal itu disebabkan badai besar yang menerjang kawasan lautan Brittany, Prancis. Peristiwa tersebut membuat 1.604.500 barel minyak mencemari lautan.

The Haven
The Haven

9. The Haven
Pada April 1991, 6 kru Kapal The Haven tewas karena kecelakaan di lautan italia. Kapal yang bermuatan minyak tersebut terbakar dan 145.000 ton minyak tumpah ke lautan. Kapal The Haven sendiri akhirnya tenggelam dan dapat ditemukan kembali pada kedalaman 1640 kaki.

The Odyssey
The Odyssey

10. The Odyssey
Tanker minyak milik perusahaan Amerika Serikat, Odyssey menumpahkan minyak sebanyak 132.000 ton ke lautan. Peristiwa tersebut terjadi pada November 1988 di Laut Nova Scotia. Tempat peristiwa tersebut hanya berjarak 700 mil dari daratan Nova Scotia.

Prestige
Prestige

11. Prestige
Pada 13 November 2002, salah satu dari 12 tangki kapal tanker ”Prestige” meledak saat badai melanda Spanyol. Kapal tersebut bermuatan 77.000 ton bahan bakar minyak. Karena takut kapalnya meledak, sang kapten meminta bantuan pada tim penyelamat Spanyol dengan harapan kapalnya dapat ditarik ke pelabuhan terdekat. Akan tetapi, pemerintah lokal Spanyol menolak untuk menarik kapal tersebut karena takut membahayakan keselamatan umum. Kemudian, sang kapten langsung meminta bantuan kepada Portugis dan Prancis. Namun, untuk sekian kalinya sang kapten terpaksa menggigit jarinya karena ditolak dan diminta menjauhi perairan mereka. Badai pun semakin memburuk. Bahkan, kapal sampai terbelah menjadi dua bagian. Akibatnya, minyak sebanyak 20 juta galon tumpah dan mencemari laut. Total, US$ 12 miliar kerugian yang diderita sekaligus untuk membersihkan laut.

Sumber Serba-sepuluh.blogspot.com

Copyright Sadewa | | by 2DUA.COM.