Mon. Feb 17th, 2020

2DUA.COM

Berita Unik Aneh Mistis

10 Senjata Aneh Yg Pernah Diciptakan Manusia

21 min read
Gay-Bombs

Gay-Bombs

Pertama adalah Gay Bombs, Bom gay atau bom halitosis memang tidak mematikan, tetapi ketika digunakan akan mengeluarkan feromon perempuan yang kuat. Cara kerjanya, afrodisiak (zat kimia yang digunakan untuk merangsang daya seksual) akan membuat prajurit musuh sangat tertarik satu sama lain. Dengan begitu, mereka akan menjadi terganggu dan tentunya lebih mudah untuk diserang. Bomb gay dikembangkan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat pada tahun 1994. Proposal pengembangan tersebut kemudian ditemukan oleh Proyek Sunshine melalui permintaan Undang-Undang Kebebasan Informasi. Akhirnya, proyek tersebut pun diketahui oleh publik.

Claw of Archimedes
Claw of Archimedes

2. Claw of Archimedes
Claw of Archimedes adalah sebuah derek raksasa dengan kait raksasa yang di ikat dengan tali. Alat tersebut dirancang pada abad ke 3 Masehi untuk melindungi benteng Kartago Syracuse dari serangan Angkatan Laut Romawi. Cara kerjanya, ketika sebuah kapal Romawi telah dekat dengan tembok kota, kait akan mencapai kapal dan mengangkat bagian kapal keluar dari air. Kemudian, kapal tersebut dijatuhkan sehingga terbalik dan karam. Mesin alat tersebut disembunyikan dengan sangat rapi sehingga orang Roma akan mengira bahwa mereka berperang melawan para dewa. Salah satu ide terbesar pada zaman nya, Archimedes dibebani dengan tugas membela Syracuse oleh penguasa Heiro. Claw of Archimedes menjadi berguna selama Perang Punic Kedua, yakni ketika Roma menyerang Syracuse.

Whirlwind Cannon
Whirlwind Cannon

3. Whirlwind Cannon (Cannon Lesus)
Whirlwind Cannon dirancang di Jerman selama Perang Dunia ll untuk menghasilkan angin lesus buatan manusia. Mesin ini bekerja dengan membuat ledakan di ruang bakar dan melepaskan mereka melalui nozel (alat untuk mengekspansikan fluida sehingga kecepatannya bertambah) pada target mereka. Sebuah model skala yang berukuran kecil, dirancang dan mampu menghancurkan papan yang jauhnya 200 m. Namun, ketika dirancang ukuran Lesus Cannon yang besar, alat tersebut tidak dapat menghasilkan whirl winds. Akhir nya, proyek tersebut pun dibatalkan. Cannon Lesus merupakan gagasan Dr Zippermeyer, seorang penemu Austria yang membangun sejumlah senjata anti pesawat. Karyanya selalu diawasi ketat oleh Kantor Penerbangan Jerman selama peperangan berkecamuk. Tujuannya, agar Jerman dapat terlindungi dari serangan angkatan udara sekutu.

Project Habakkuk
Project Habakkuk

4. Project Habakkuk
Logam menjadi komoditas yang berharga selama Perang Dunia ll. Pasukan Sekutu kehilangan banyak pasokan karena serangan kapal U-boat milik Jerman. Karenanya, pemerintah Inggris merencanakan untuk membangun sebuah kapal induk dari pykrete, yakni sebuah campuran es dan pulp kayu. Setelah banyak dilakukan penelitian, mereka memutuskan bahwa kapal tersebut akan berukuran 2000 kaki dengan tebal lambung 40 kaki. Kapal tersebut akan dibangun dengan sistem pendingin yang luas dan akan mampu membawa 150 pesawat. Pykrete sendiri terbuat dari 14% bubur kayu dan 86 persen air yang lebih mudah diperbaiki dari kapal logam tradisional. Perancang Pykretenya adalah Geoffrey Pyke. Kapal tersebut dirancang oleh nya ketika sedang bekerja di Markas Besar Operasi Gabungan. Namun, sebelum kapal selesai diproduksi, perang telah berakhir dan akhirnya tidak ada lagi yang merasa perlu untuk membuat kapal tersebut.

5. Lantern Shield (Lentera Perisai)
Lantern Shield merupakan sebuah perisai kecil yang ditambahkan dengan pisau bergerigi. Letaknya sejajar dengan pisau panjang di lengan pengguna. Selain itu, terdapat paku dan lentera melekat pada tengah perisai dengan kail. Lentera ditutupi dengan kulit flap. Kemudian, dipindahkan untuk membingungkan penyerang. Lentera perisai tersebut merupakan sebuah karya pada masa Renaissance (Abad Pertengahan). Selain sebagai perisai perlindungan diri, alat tersebut juga dapat dijadikan sebagai senjata pembunuh. Tetapi, perisai tersebut tidak begitu mirip senjata militer. Sebab, ia banyak digunakan oleh Fencers sebagai perlindungan dari penjahat sambil berjalan jalan jalan  di kota pada malam hari. Tidak diketahui secara pasti yang menemukan perisai lentera tersebut. Akan tetapi, senjata tersebut mulai dipakai pada abad ke 16 di ltalia. Uniknya, senjata tersebut justru dianggap sebagai perisai tentara Swiss.

6. Flying Aircraft Carriers (Pengangkut Pesawat Terbang)
Pembawa pesawat terbang pada masa lalu menjadi bagian dari imajinasi kolektif masyarakat masa perang. Oleh karena itu, peralatan tersebut menjadi populer hingga banyak diceritakan di banyak novel, acara TV, dan film. Akan tetapi, setelah bencana Hindenberg, semua rencana untuk merancang dan memproduksi kapaljenis tersebut ditolak. Namun begitu, kemudian banyak usaha untuk mengangkut jet tempur lebih dekat dengan jenis senjata tersebut, termasuk pembom. Baru baru ini adalah Boeing 747 yang dimodifikasi untuk fungsi yang sama seperti pesawat pertama. Pesawat tersebut menggunakan sistem jangkar di udara yang dikaitkan pada sebuah tali di bagian bawah kapal. Sedangkan, pesawat pembom pertama kali digunakan oleh Jepang pada misi kamikaze (pasukan yang bersedia mati bersama pesawat yang ditumpanginya) dalam Perang Dunia II. Kemudian, bomber (pembom) dan jet carrier tersebut dikembangkan oleh NASA.

Puckle Gun
Puckle Gun

7. Puckle Gun
Inilah senjata senjata yang sering dianggap sebagai senapan mesin pertama. Gun puckle atau senjata pertahanan merupakan sebuah laras senapan flintlock tripod mount tunggal dengan Silinder multi shot berputar. Senjata tersebut dirancang untuk digunakan di kapal agar kapal tidak dapat berlabuh. Senjata tersebut dapat menembakkan 63 tembakan dalam waktu tujuh menit.
Keunikan dan keanehan senjata tersebut yakni mampu menembak dua jenis peluru. Satu, peluru bulat yang akan digunakan melawan musuh Kristen dan satu lagi peluru persegi yang digunakan untuk muslim Turki. Peluru persegi tersebut dianggap lebih menyakitkan dan untuk meyakinkan Turki bahwa peradaban Kristen telah maju. Puckle Gun diciptakan oleh penemu lnggris yang sekaligus seorang pengacara dan penulis, James Puckle pada tahun 1718. Meskipun menarik beberapa investor, Puckle Gun tidak pernah secara luas banyak diproduksi. Sebab, komponen senjata tersebut sangat rumit.

8. The Sword Breaker (pedang Perusak)
Senjata tersebut merupakan senjata pada Abad Pertengahan. Pedang pemutus adalah keris kokoh panjang dengan taktik memotong takik di salah satu sisi pisau. Selama pertempuran, sang ksatria akan menangkap pedang lawannya di salah satu takik dan dengan sentuhan cepat akan menghancurkan pisau. Asal usul senjata tersebut tidak diketahui secara pasti. Tetapi, ia mulai dipakai pada abad pertengahan. Senjata tersebut juga merupakan salah satu perlengkapan para ksatria.

Man Catcher
Man Catcher

9. Man Catcher
Penangkap manusia adalah jenis senjata tiang dengan dua cabang. Masing masing berbentuk setengah lingkaran dengan pengait di bagian depan. Senjata tersebut dirancang sebagai sarana untuk menarik orang dari kuda dan menangkap musuh kerajaan atau bangsawan lain untuk tebusan. Selain itu bisa juga untuk menjebak dan menahan tahanan yang berbahaya. Tidak ada yang tahu siapa penemu penangkap manusia tersebut. Tetapi, senjata tersebut mulai digunakan di Eropa selama periode abad pertengahan dan digunakan sampai abad ke 18. Selain itu, pada masa kuno Jepang Edo banyak digunakan juga senjata sama (disebut sasumata yang menyematkan musuh ke tanah atau dinding). Sebuah variasi dari susamata masih digunakan hari ini oleh polisi anti huru hara Jepang.

senjata binatang
senjata binatang

10. Animal Bombs
Dalam Perang Dunia II, beberapa negara menggunakan binatang sebagai sarana persenjataan dalam perang. Misalnya, Amerika Serikat mencoba memakai kelelawar dengan born pembakar kecil karena banyaknya kelelawar yang tersedia. Kelelawar mampu untuk membawa beban lebih dari beratnya sendiri dan mereka dapat menemukan tempat tempat persembunyian. Selain itu, lnggris juga berusaha menggunakan tikus mati dengan bahan peledak plastik di dalamnya. Mereka berpikir bahwa ketika Jerman akan menyekop mereka ke dalam boiler dengan batu bara, mereka akan meledak. Selanjutnya, Uni Soviet menggunakan anjing anti tank yang dilatih untuk berpikir bahwa makanan selalu disimpan di bawah tank dan kendaraan lapis baja. Lalu, tubuhnya diberikan bahan peledak dan dilepas ke medan perang. Akhirnya, tikus tikus itu akan lari di bawah tank dan meledak sehingga membuat kerusakan fatal di bagian bawah tank. Dalang di balik bom kelelawar adalah ahli bedah gigi Lytle S. Adams. Ide ini disetujui oleh Presiden Roosevelt pada Tahun 1942. Tikus meledak adalah salah satu dari perkembangan’s Eksekutif Operasi Khusus lnggris. Akan tetapi, sebelum tikus dapat digunakan, pengiriman pertama dicegah oleh Jerman sehingga lnggris membatalkan rencana tersebut. Sedangkan, penggunaan anjing untuk tujuan militer di Uni Soviet dimulai pada tahun 1924. Lalu, sekolah pelatihan khusus, ( Didirikan di Oblast Moskow).

Copyright Sadewa | | by 2DUA.COM.