Mon. Jul 6th, 2020

2DUA.COM

Berita Unik Aneh Mistis

10 Manusia Terkejam Dan Tersadis

26 min read
josef stalin

josef stalin

Bagikan Artikel :

Pertama adalah Josef Stalin, karena Di bawah kepemimpinan Stalin, Ukraina menderita kelaparan (holodomor) sehingga hal besar itu dianggap oleh banyak orang sebagai suatu tindakan genosida (pembantaian besar-besaran sistematis terhadap satu suku bangsa atau kelompok) di pihak pemerintah Stalin.

Stalin merupakan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Uni Soviet Komite Sentral. Jabatan tersebut diembannya sejak 1922 sampai kematiannya tahun 1953. Dibawah kepemimpinannya, Ukraina menderita kelaparan (holodomor) sehingga hal besar tersebut dianggap oleh banyak orang sebagai suatu tindakan genosida di pihak pemerintah Stalin. Diperkirakan, jumlah kematian akibat kekejamannya berkisar 2.500.000-10.000.000 jiwa. kelaparan tersebut disebabkan oleh keputusan politiknya yang sangat kejam.  Selain kelaparan, Stalin memerintahkan pembersihan orang-orang yang dianggap musuh negara. Secara total, diperkirakan jumlah korban akibat kebijakannya tersebut berkisar 10-60juta orang.

2. Adolf Hitler

adolf hitler
adolf hitler

Kebijakan Hitler tentang penaklukan teritorial dan penaklukan ras telah membawa kematian dan kehancuran puluhan juta orang, termasuk genosida sekitar enam juta orang Yahudi. Adolf Hitler diangkat sebagai Kanselir Jerman pada Tahun 1933, menjadi Fuhrer (pemimpin absolut) pada 1934 sampai bunuh dirinya pada Tahun 1945. Pada akhir Perang Dunia II, kebijakan Hitler tentang penaklukan teritorial dan ras telah membawa kematian serta kehancuran puluhan juta orang. Termasuk juga genosida beberapa enam juta orang Yahudi yang sekarang dikenal sebagai hoIocaust.

Kemudian, pada 30 April 1945, setelah perang dari jalan ke jalan, ketika pasukan Soviet terlihat dalam blok atau dua tempat Kanselir Reich, Hitler bunuh diri. la menembak dirinya sendiri sambil menggigit kapsul sianida. Lalu, jasadnya dibakar agar tidak jatuh ke tangan musuh. Setelah kematiannya, beberapa hari kemudian Jerman menyerah terhadap pihak Rusia dan sekutu. Hitler mendapat peringkat Kekejamannya di atas Himmler. Sebab, kebiadaban Himmler itu dalam kekuasaannya.

3. Heinrich Himmler

Heinrich Himmler
Heinrich Himmler

Heinrich Himmler adalah perancang dari solusi terakhir bencana. Ia dianggap sebaqai pembunuh massal terbesar yang pernah ada. Heinrich Himmler dianggap sebagai pembunuh massal terbesar yang pernah ada, meskipun masih ada Stalin. Sebab, holocaust tidak akan terjadi kalau bukan dirinya. Dia mencoba mengembangkan ras berpenampilan Nordik (ras Arya). Hal itu diperuntukkan bagi kemurnian ras yang berakhir dengan wewenang Hitler dalam membuat keputusan militer. Dengan begitu, ia dapat mengakhiri perang sebelum waktunya.Himmler ditangkap setelah perang. Dia gagal mencoba untuk bernegosiasi dengan Barat, Ialu dikenakan hukum pidana dan penjara. Namun kemudian, dia bunuh diri dengan menelan kapsul sianida.

4.  Pol Pot

Pol Pot
Pol Pot

Khmer Merah melakukan eksekusi massal di Lokasi yang dikenal sebagai ’Ladang Pembantaian’. Pol Pot merupakan pemimpin Khmer Merah dan seorang Perdana Menteri Kamboja pada tahun 1976-1979. Namun, secara de facto (pengakuan yang diberikan kepada seseorang yang belum sah secara konstitusional) ia memimpin sejak pertengahan tahun 1975. Selama masa kekuasaannya, Pol Pot menerapkan versi ekstrem komunisme agraris. Di mana, semua penduduk kota dipindahkan ke daerah pedalaman untuk bekerja di perkebunan kolektif dan proyek kerja paksa. Akibatnya, mereka menjadi kekurangan gizi. Lalu, akibat perawatan medis yang sangat minim, diperkirakan sekitar 2 juta orang Kamboja (sekitar sepertiga dari populasi) telah dieksekusi oleh Pol Pot.

Rezimnya mencapai ketenaran khusus untuk menyingkirkan para kaum intelektual dan ”borjuis musuh” dengan pembunuhan. Khmer Merah melakukan eksekusi massal di lokasi yang dikenal sebagai ’Ladang Pembantaian’. Lalu, orang-orang yang dieksekusi dikubur di kuburan massal. Untuk menghemat amunisi, eksekusi sering dilakukan dengan menggunakan palu, kapak , sekop, atau bambu runcing.

5.  Jiang Qling

Jiang Qling
Jiang Qling

Dari berbagai sumber, diperkirakan jumlah korban tewas dari warga sipil dan Tentara Merah mencapai 500.000 jiwa. Hal itu selama kekacauan pada Tahun 1966-1969. Jiang Qing merupakan istri dari mao tse tung(mao tse tung merupakan pemimpin/presiden cina pada masa silam yg kejam) partai komunis. Mao Tse tung merupakan seorang pemimpin diktaktor Komunis Hal ini diyakini bahwa dia adalah kekuatan partai komunis Cina pada masa lalu. Melalui manuver pintar, dia berhasil mencapai posisi tertinggi, Hal ini diyakini bahwa dia adalah kekuatan pendorong utama di balik Revolusi Budaya Cina.

Selama Revolusi Kebudayaan, kegiatan ekonomi banyak yang dihentikan. Selain itu, bangunan-bangunan kuno peninggalan sejarah, artefak, barang antik, buku, dan Iukisan dihancurkan oleh Tentara Merah. Selama 10 tahun, Revolusi Budaya juga telah membawa sistem pendidikan menuju kemacetan dan para kaum intelektual banyak dikirim ke kamp penjara. Hak asasi jutaan orang di Cina telah diinjak-injak selama terjadinya Revolusi Kebudayaan. Diperkirakan jumlah korban tewas (warga sipil dan Tentara Merah) dari berbagai sumber Barat dan Timur sekitar 500.000 selama kekacauan sejak tahun 1966-1969. Tetapi, sumber lain menyebutkan ada 3 juta kematian dan 36 juta penganiayaan.

6. Oliver Cromwell

Oliver Cromwell
Oliver Cromwell

Konsekuensi dari penaklukan (untuk menggantikan otoritas Katolik) adalah 200.000 kematian warga sipil karena kelaparan dan penyakit. Oliver Cromwell merupakan pemimpin Parlemen Inggris selama terjadi Perang Tiga Kerajaan. Konsekuensi dari penaklukan (untuk menggantikan otoritas Katolik) adalah 200.000 kematian warga sipil karena kelaparan dan penyakit. SeIain itu, ada sekitar 50 ribu warga Irlandia yang diambil sebagai budak. Cromwell meninggal pada tahun 1658. Orang-orang pun sangat membencinya sehingga pada tahun 1661 ia digali dari kubur. Kemudian, mayatnya digantung di rantai di tribun. Lalu, dipotong-potong dan dilemparkan ke dalam lubang.

7.  Ivan IV dari Rusia

Ivan IV
Ivan IV

Dikabarkan bahwa antara 500 atau 1000 orang dikumpulkan setiap hari oleh tentara Ivan. Kemudian, mereka disiksa dan dibunuh di depan Ivan dan putranya. Ivan IV Rusia yang juga dikenal dengan Ivan the Terrible, merupakan Grand Duke Muscovy (1533-1547). Dia juga merupakan penguasa pertama Rusia dengan gelar Tsar. Pada 1570, Ivan di bawah kepercayaan elite kota Novgorod berencana untuk membelot ke Polandia. Namun, penguasa resmi menghentikan mereka pada 2 Januari. Tentara Ivan pun membangun tembok di sekeliling kota untuk mencegah orang-orang di kota melarikan diri.
Dikabarkan bahwa antara 500 atau 1000 orang dikumpulkan setiap hari oleh tentara. Kemudian, mereka disiksa dan dibunuh di depan Ivan dan putranya. Kesadisan Ivan tidak sebatas itu. Pada 1581, Ivan memukul menantu putrinya karena mengenakan pakaian tidak sopan sampai menyebabkan keguguran. Lalu, setelah anaknya (juga bernama Ivan) mengetahui ini, ia terlibat dalam perdebatan sengit dengan ayahnya. Akibatnya, Ivan mencolok mata anaknya dengan ujung tongkatnya hingga tewas.

8. Shiro Ishii

Shiro Ishii
Shiro Ishii

Di antara kekejaman yang dilakukan 0leh I shii, di bawah komandonya di Unit 731 adalah pembedahan makhluk hidup. Shii adalah ahli mikrobiologi dan Letnan Jenderal Unit Jepang 731. Yakni, sebuah unit perang biologis dari tentara kekaisaran Jepang selama perang kedua Sino Jepang. Ia dilahirkan di Desa Shibayama (daerah bagian Prefektur Chiba) dan belajar kedokteran di Kyoto Imperial University. Pada 1932, ia mulai melakukan percobaan pendahuluan dalam peperangan biologis sebagai proyek rahasia untuk militer Jepang. Selanjutnya, pada 1936, Unit 731 dibentuk. lshii membangun sebuah tempat yang besar lebih dari 150 gedung gedung dalam enam kilometer persegi diluar Kota Harbin, Cina.
Di antara kekejaman yang dilakukan oleh Ishii, di bawah komandonya di Unit 731 adalah pembedahan makhluk hidup, adalah mengamputasi kaki para tahanan dan disambungkan ke bagian lain dari tubuh mereka. Beberapa tahanan juga dibekukan bagian bagian tubuh mereka lalu dicairkan untuk dapat mempelajari gangren dan reaksi obat yang dihasilkan. Di samping itu, lshii juga menguliti para tahanan untuk digunakan sebagai uji kasus hidup untuk efek ledakan granat dan penyembur api. Lalu, tahanan disuntik dengan suntikan penyakit sebagai bahan percobaan untuk mengetahui vaksin yang tepat.
Tidak hanya sebatas kekejaman tersebut, dalam mempelajari dampak dari penyakit kelamin tidak diobati, Ishii menyuntik tahanan laki-laki dan perempuan dengan infeksi sifilis dan gonore. Sadisnya lagi, hal itu dilakukan melalui pemerkosaan. Setelah terinfeksi, baru mereka dipelajari reaksinya. Pada akhir perang, Ishii kalah oleh otoritas pendudukan Amerika. Lalu, ia menghabiskan waktu di penjara atas kejahatan yang dia lakukan. Namun, dia meninggal pada usia 67 karena kanker tenggorokan.

9. Ilse Koch

Ilse Koch
Ilse Koch

Tuduhan yang paling terkenal terhadap Ilse Koch adalah ia telah memilih narapidana dengan tato yang menarik untuk dibunuh. Lalu, kulitnya dijadikan kap Iampu rumahnya. Ise Koch lebih dikenal dengan sebutan wanita Jalang dari Buchenwald. Hal tersebut karena ia seorang wanita yang sadis dan kejam kepada para tahanan. Ilse Koch menikah dengan seorang Nazi yang juga jahat. Ia bertugas di SS, Karl Otto Koch. Perilakunya sangat bejat, tidak manusiawi, dan mengabaikan hak hak orang lain. Ilse menggunakan daya tarik kewanitaannya, seperti berkeliaran di sekitar kamp tanpa pakaian. Dia membawa cambuk dan senapan untuk menembak siapapun yang meliriknya. Tuduhan yang paling masyhur terhadap Ilse Koch adalah ia telah memilih narapidana dengan tato yang menarik untuk dibunuh. Kemudian, kulit mereka dibuat menjadi kap lampu rumahnya. Namun sayangnya, tidak ada bukti kap lampu tersebut yang ditemukan di rumahnya. Setelah perang usai, ia ditangkap, tetapi atas tuduhan yang berbeda. la pun menghabiskan waktu di penjara dan akhirnya gantung diri di sebuah sel pada 1967 karena rasa bersalah.

10. Delphine Laurie

Delphine Laurie
Delphine Laurie

Adalah seorang wanita sadis yang tinggal di New Orleans. Pernah pada 10 April 1834, di dapur rumahnya terjadi kebakaran. Namun, saat itu petugas pemadam kebakaran menemukan dua budak dirantai ke kompor. memadamkan kebakaran tersebut, mereka menemukan dua pembantunya dirantai ke kompor. Nampaknya, kebakaran itu terjadi dengan sengaja untuk menarik perhatian. Kemudian, Para petugas pemadam kebakaran naik ke loteng atas petunjuk seorang pembantunya. Di tempat itu, ada lebih dari selusin budak cacat yang diborgol ke dinding atau lantai. Sebagian mereka telah menjadi subjek percobaan medis mengerikan. Kesadisan aneh lain yang dibuat olehnya adalah dengan mengurung seorang wanita di kandang kecil. Lalu, anggota tubuhnya dirusak dan disusun ulang seperti kepiting. Adapula seorang wanita yang lengan dan kakinya dipotong sehingga ia melingkar seperti ulat. Selain itu, sebagian mereka ada yang mulutnya dijahit sampai mati kelaparan. Sedangkan, sebagian yang lain tangannya dijahit ke berbagai bagian tubuh mereka. Kebanyakan mereka ditemukan telah mati. Tetapi, beberapa orang yang masih hidup memohon dibunuh agar terbebas dari rasa sakit. Namun begitu, La Laurie yang terkenal sangat sadis dapat melarikan diri. Dia pun tidak pernah tertangkap hingga kini.

Sumber Danish56.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright Sadewa | | by 2DUA.COM.