Fri. Apr 3rd, 2020

2DUA.COM

Berita Unik Aneh Mistis

10 Kerajaan Terbesar Di Dunia

16 min read
Kekaisaran Ottoman

Kekaisaran Ottoman

Bagikan Artikel :

Pertama adalah Kekaisaran atau juga Kerajaan Ottoman Turki (Mulai dibentuk tahun 1299 hingga tahun 1923), kekaisaran Ottoman, Turki merupakan kerajaan Islam yang berlangsung dari tanggal 1 November tahun 1299 hingga  sampai tanggal 24 Juli tahun 1924. Saat kejayaan nya, kekaisaran tersebut meliputi 3 benua meliputi ( kerajaan ini mengatur sebagian besar wilayah Asia Barat, Asia Timur, dan wilayah Eropa bagian Tenggara, hingga daerah pegunungan Kaukasus, dan wilayah Afrika Utara). Kekaisaran ini sangat toleransi terhadap pemeluk agama lain dan merupakan kerajaan islam yg moderet dengan paham kebersamaannya tersebut yg adil bagi semua pemeluknya yg berbeda agama.

 

Kerajaan Inggris

2. Kerajaan Inggris
Kerajaan Inggris terdiri atas dominion, koloni, protektorat, mandat dan semua wilayah yang diatur oleh kerajaan Inggris. Sampai tahun 1922, Kerajaan lnggris memiliki 450 juta jiwa dan itu merupakan 1/4 penduduk dunia waktu itu. Wilayah kerajaan ini sebesar 33.700.000 km. Saat itu, lnggris merupakan negara yang memiliki kekuatan militer paling besar.
(Dominion adalah negara yang merdeka dan ber pemerintahan sendiri, tetapi menjadi anggota persemakmuran negara besar. Koloni adalah daerah penempatan pendudukan. Protektorat adalah negara yang di bawah perlindungan negara lain. Mandat adalah negara bekas jajahan dari negara negara yang kalah dalam Perang Dunia I).

 

Kekaisaran Mongolia

3. Kekaisaran Mongolia (tahun 1206 – tahun 1368)
Kekaisaran Mongolia dimulai pada abad ke 13 hingga abad ke 14. Wilayah kekuasaannya membentang dari Eropa Timur ke Asia. Kekaisaran ini merupakan gabungan dari bangsa Mongol dan Turki. Tepatnya, setelah Genghis Khan diproklamirkan sebagai pemimpinnya pada tahun 1206. Saat kejayaanya, wilayah kekuasaan Kekaisaran Mongolia membentang dari Sungai Danube di Eropa sampai ke Laut Jepang. Lalu, dari Benua Artika sampai ke Kamboja. Luas wilayahnya mencapai 24.000.000 km. Pada tahun 1294, Kekaisaran Mongol pecah menjadi 4 bagian.

 

4. Kerajaan Mogul ( Tahun 1526 – Tahun 1858 )
Kerajaan yang berawal pada tahun 1526, merupakan kerajaan Islam yang mengatur sebagian besar wilayah India. Kerajaan tersebut mengatur sebagian besar Asia Selatan pada akhir abad ke 17 dan awal abad ke 18. Kemudian, berakhir pada pertengahan abad ke-19. Mogul adalah keturunan dari Timurid dari Turkistan pada tahun 1700 an. Wilayah kekuasaan kerajaan tersebut mencakup seluruh daratan India (sekitar 4.000.000 km). Pemimpin pertama kerajaan tersebut adalah Jalaluddin Mohammad Akbar atau Akbar yang Agung. Kemudian, kerajaan ini berakhir pada tahun 1707 setelah kematian Kaisar Aurangzeb (meskipun kenyataannya masih berlangsung sampai 150 tahun kemudian).

 

Rusia

5. Kekaisaran Rusia ( Tahun 1721 – Tahun 1917)
Tahun 1721 merupakan awal dari kekaisaran Rusia. Lalu, kekaisaran ini berakhir pada Revolusi Rusia tahun 1917. Kekaisaran tersebut merupakan kelanjutan dari Tsar Rusia dan menjadi Uni Soviet. Setelah itu, kekaisaran tersebut memperluas wilayahnya dari Eropa Timur ke Asia dan Afrika Utara pada 1866. Lalu, pada awal abad ke 19, Rusia menjadi negara terbesar di dunia. Wilayahnya kekuasaannya mencakup Benua Antartika di utara sampai Laut Hitam di selatan dan Laut Baltik di barat sampai ke Samudra Pasifik di sebelah timur.

 

Dinasti Qing

6. Dinasti Qing ( Tahun 1890 – Tahun 1912)
Dinasti Qing adalah dinasti terakhir di Cina. Bermula dari Dinasti Ming dan berlanjut dalam bentuk Republik Rakyat Cina. Dinasti tersebut dibentuk oleh klan Manchuria Aisin Gioro (sekarang timur Laut Cina). Berawal dari tahun 1644 dan memperluas wilayahnya di sekitar Cina membentuk Kekaisaran Qing Yang Agung. Dinasti Qing menyatukan Cina pada tahun 1683. Sayangnya, dinasti ini jatuh setelah Revolusi Xinhai. Tepatnya saat Empress Dowager Longyu melepaskan takhtanya sebagai kaisar ke Puyi pada 12 Februari 1912. Wilayahnya mencapai 14.700.000 km.

 

Kekalifahan Ummayah

7. Kekalifahan Ummayah ( 661 Masehi – 750 Masehi )
Sistem kekalifahan merupakan bentuk pemerintahan Islam sebagai bentuk kesatuan politik dan kepemimpinan muslim di seluruh dunia. Khalifah adalah pemimpin muslim setelah wafatnya Nabi Muhammad. Kekalifahan Ummayah ini merupakan khalifah kedua dari 4 khalifah yang diatur oleh Dinasti Ummayah. Nama tersebut diambil dari Umayyah ibn Abd Shams, moyang dari Khalifah Ummayah yang pertama. Meskipun keluarga Ummayah berasal dari Mekah, mereka memilih Damaskus sebagai ibukotanya. Kekalifahan Ummayah tersebut adalah bangsa Arab Islam terbesar dalam sejarah. Luas wilayahnya mencapai 5.000.000 km.

 

Romawi

8. Kekaisaran Romawi ( 27SM – 476/1453 M )
Tipe pemerintahan dari Kekaisaran Romawi adalah aristokastis (penganut cita cita kenegaraan yang berpendapat bahwa negara harus diperintah oleh kaum bangsawan) dan wilayahnya meliputi Eropa dan sekitar Mediterania. Kerajaan tersebut lemah setelah diterpa perang sipil. Beberapa peristiwa perubahan sistem pemerintahan dari Republik ke kerajaan ditandai dari terpilihnya JuIius Caesar sebagai diktator yang berkuasa pada 44 SM dan Perang Actium (2 September 31 SM). Perluasan wilayah Romawi bermula ketika sistem pemerintahan nya berbentuk republik, dan mencapai puncak kejayaan nya sewaktu berbentuk kekaisaran, tepat nya Kaisar Trajan. Luas wilayahnya pada waktu itu 6.500.000 km. Sebab, kerajaan tersebut berlangsung sangat lama. Pengaruhnya dalam bahasa, agama, arsitektur, filosofi, hukum, dan sistem pemerintahan nya tetap ada hingga kini.

 

Akkadia

9. Kerajaan Akkadia  (2300 SM – 2200 SM)
Kerajaan Akkadia berpusat di Kota Akad (Irak Kuno). Bangsa Akkadia merupakan nenek moyang dari bangsa bangsa Babilonia dan Assyria. Puncak kejayaan kerajaan tersebut terjadi pada abad ke 24 dan ke 22 SM. Hal ini dianggap sebagai kerajaan pertama yang ada di bumi dengan luas wilayah yang mencapai 0,8juta km.

 

10. Kerajaan Persia ( 550 SM – 330 SM)
Kerajaan Persia, Iran Kuno, merupakan perkembangan dari Kerajaan Median yang wilayahnya melampaui 8.000.000 km. Kerajaan ini mengatur sebagian besar wilayah Arab dan sekitarnya. Median dan Persia juga dikenal sebagai kerajaan Medo Persia ( gabungan dari kerajaan kerajaan sebelum masa nya). Kerajaan ini dibangun oleh Sirus Yang Agung dan menguasai beberapa benua yaitu Asia, Eropa, dan Afrika. Pada masa puncaknya, wilayah kekuasaan kerajaan tersebut meliputi Iran, Afghanistan, Pakistan, beberapa bagian Asia Tengah, Asia Kecil, Thrace (Eropa Tenggara Balkan), dan Makedonia. Kemudian, sebagian besar wilayah sekitar Laut Hitam, Irak, Arab Utara, Yordania, Palestina, Israel, Libanon, Syria, Mesir Kuno, hingga ke Libya. Dalam sejarah bangsa barat, Kerajaan Persia merupakan sebagai musuh dari Kerajaan Yunani saat terjadinya Perang Greco Persia. Yakni perang dimana Persia sebagai antisipasi dari budak (termasuk di antaranya bangsa Yahudi sebagai tahanan bangsa Babilonia) dan
kemauan untuk penggunaan bahasa yang sama dalam wilayah tersebut. Kemudian Kerajaan Persia diserang oleh Aleksander III dari Makedonia. Akhir nya, kerajaan ini pun (Makedonia) runtuh dan terpisah pisah pada 330 SM menjadi Kerajaan Ptolemaic (Mesir) dan Kerajaan Seleucid. Kerajaan tersebut adalah kerajaan terbesar dalam sejarah.

Sumber Danish56.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright Sadewa | | by 2DUA.COM.