November 25, 2020

2DUA.COM

Berita Unik Aneh Mistis

Akibat Mengabaikan Prosedur Keselamatan

6 min read
Akibat Mengabaikan Prosedur Keselamatan

Akibat Mengabaikan Prosedur Keselamatan

Thomas Maldwyn Pryce atau lebih dikenal dengan nama Tom Pryce adalah seorang pembalap F1 yang nama nya akan selalu tercatat dalam sejarah F1. Baik sebagai pembalap yang mempunyai karier baik maupun pembalap yang tewas karena hal yang konyol. Tom yang berasal dari lnggris ini bergabung dengan F1 pada 1974, ketika masih berusia 25 tahun. Namun, karier nya di dunia jet darat itu hanya berlangsung singkat, karena pada 5 Maret 1977, dia tewas dalam sebuah kecelakaan saat mengikuti kejuaraan pada ajang South African Grand Prix di Kyalami.

Akibat Mengabaikan Prosedur Keselamatan2
Akibat Mengabaikan Prosedur Keselamatan2

Ketika itu di putaran ke 22, mobil yang dikendarai pembalap asal Italia Renzo Zorzi mengalami masalah sehingga keluar dari lintasan. Zorzi mengalami masalah pada mesin mobil nya. Bahan bakar nya terpompa hingga mengenai mesin dan menyebabkan kebakaran. Menanggapi situasi darurat ini, dua petugas penyelamat bagian kebakaran, yaitu Bill (25 tahun) dan Jansen van Vureen (19 tahun), berlari menghampiri. Belakangan diketahui kedua petugas ini masuk ke dalam lintasan tanpa izin terlebih dahulu.  Jansen van Vureen saat itu membawa tabung APAR (alat pemadam Kebakaran) 40 lb yang berisi foam untuk memadamkan api. Tepat ketika kedua petugas itu berlari menyeberangi lintasan, beberapa mobil tiba di tikungan. Salah satu nya adalah mobil Tom Pryce yang berada di belakang mobil Hans Joachim Stuck.

Akibat Mengabaikan Prosedur Keselamatan3
Akibat Mengabaikan Prosedur Keselamatan3

Stuck yang melihat kedatangan dua petugas ini langsung membanting setir dan berhasil menghindari petugas pertama. Namun, Tom yang berada di belakang Stuck tak melihat apa pun dan tidak bisa menghindar. Tom pun menabrak Jansen van Vureen dalam kecepatan 270 km/jam, Van Vureen yang malang langsung terpental dan mendarat kira kira 1 meter di depan Zorzi dan Bill dengan tubuh tercerai berai. Sementara Tom juga mendapati nasib yang tak kalah malang. Tabung APAR yang dibawa Jansen terlempar di udara dan mengenai kepalanya dengan keras. Model helm yang dipakai oleh Torn saat itu sangatlah sederhana sehingga ketika tabung itu mengenai kepala nya, helm itu langsung tertekan kuat menghunjam lebih dalam seperti sebuah paku diketuk oleh palu. Leher Torn tercekik oleh tali dan tewas seketika.

Apa Kata Ahli :

Jangan pernah mengabaikan prosedur keselamatan.


Sumber : Ensiklopedia Dunia
Ditulis ulang 2dua.com dan juga merupakan kisah nyata cerita rakyat dari berbagai negara di dunia

Copyright Sadewa | Newsphere by AF themes.