Wed. Apr 8th, 2020

2DUA.COM

Berita Unik Aneh Mistis

10 Spesies Baru Versi National Geographic

11 min read
Ubur-ubur-pelangi

Ubur-ubur-pelangi

Bagikan Artikel :

10 Spesies Baru Versi National Geographic yang Pertama adalah penemuan Ubur ubur pelangi, Seorang ahli ubur ubur yang bernama Lisa Gershwin telah menangkap spesies tidak di kenal pada awal bulan maret lalu ketika sedang berenang di laut dekat sebuah pulau di Tasmania di Negara Australia. Ubur ubur ini tidak memancarkan cahaya sendiri, seperti yang ubur ubur lain lakukan. Sebalik nya, ubur ubur ini memantulkan cahaya yang masuk ke dalam tubuhnya.

Kuda Laut Walea
Kuda Laut Walea

2. Kuda Laut Walea
Kuda laut ini adalah kebanggaan buat Indonesia. Sebab, kuda laut ini ditemukan di laut Pulau Walea, Sulawesi. Kuda laut ini ditemukan berkat ketajaman mata para penyelam yang mengambil gambarnya di laut Pulau Walea, yang kemudian diberi nama kuda laut Walea. Kuda laut ini memiliki tinggi 2,5 cm dan merupakan binatang terkecil di antara binatang vertebrata (bertulang belakang).

Ikan Jelly
Ikan Jelly

3. Ikan Jelly
Sebuah ikan aneh berkaki panjang (dua meter panjangnya) ditemukan tewas mengambang di lepas pantai Bahia, Brazil pada September lalu. Setelah dilakukan penelitian, ternyata ikan itu adalah ikan jenis langka bloblike dari laut bagian dalam. lkan ini kemudian diberi nama jellynose fish, karena bentuk tubuhnya yang lembut, hidung pesek, tidak memiliki cangkang, dan langsing.

4. Sepasang Laba laba Aneh
Betina dari spesies laba laba ini memiliki panjang kaki hingga 5 inci (12 cm), sedangkan yang jantan hanya kira kira satu inci (2, cm). Laba-laba ini adalah binatang langka di dalam habitatnya di selatan afrika dan Madagaskar (meskipun mereka tidak masuk dalam film Madagaskar). Keunikan lain dari laba Iaba ini adalah jaring yang dibuatnya berukuran raksasa dapat mencapai hingga tiga kaki (1 m) lebarnya.

5. Tikus Raksasa
Tikus ini pertama kali ditemukan di kawah dari gunung berapi non aktif Bosavi di Papua New Guinea. Gunung berapi raksasa ini mempunyai kawah dengan lebar sekitar 2,5 mil dan dikelilingi oleh dinding setinggi hampir 1,5 mil. Tikus tersebut memiliki berat 3,5 pon dan panjang sekitar 32 inci dari hidung sampai ke ekor. Tikus ini juga memiliki bulu tipis seperri wol yang berwarna perak agak keabu abuan.

Laba Iaba Vegetarian
Laba Iaba Vegetarian

6. Laba Iaba Vegetarian
Binatang berkaki delapan yang diberi nama bagheera kiplingi itu, hidup di Amerika Tengah, khususnya Meksiko dan Costa Rika. Laba-laba vegetarian yang besar tubuhnya hanya seukuran kuku orang dewasa itu memakan ujung daun akasia. Dari pengamatan yang dilakukan menggunakan rekaman video dan analisis kimia, menunjukkan laba-laba tersebut tetap mendapatkan sebagian besar makanan dari tumbuhan. Populasi di Meksiko memperoleh 90 persen makanan dari jaringan tumbuhan. Sisanya dari larva semut, nektar, dan lainnya.

hydrolagus melanophasma
hydrolagus melanophasma

7. Hydrolagus Melanophasma
Spesies baru ini diberi nama hydrolagus melanophasma atau nama lainnya adalah hiu hantu hitam. Hiu ini ditemukan di perairan Kalifornia. Tidak seperti hiu pada umumnya, hiu jantan memiliki organ seksual pada dahinya berbentuk seperti tanduk.

Caecilita iwokramae
Caecilita iwokramae

8. Cacing Raksasa
Sebuah spesies amfibi baru dapat bertahan hidup di atas tanah tanpa lubang hidung, paru paru, atau kaki, makhluk ini kemudian diberi nama Caecilita iwokramae. Pertama kali ditemukan di Guyana, makhluk ini adalah bagian dari kelompok amfibi yang dikenal sebagai Caecilian. Hanya ada satu spesies Caecilian lain yang diketahui hidup tanpa paru paru. Secara umum, kehadiran paru-paru adalah salah satu karakteristik kunci yang membuat amfibi berbeda dari ikan. Caecilita hidup di darat dan hanya 4,4 inci (11 cm), sementara panjangnya mencapai 27,5 inci (70 cm).

danionella dracula
danionella dracula

9. Ikan Drakula
Ikan yang jantan memiliki taring seperti drakula sehingga ikan ini diberi nama danionella dracula. lkan ini ditemukan di London’s Natural History Museum di dalam sebuah tangki dari akuarium ikan. lkan ini sebenarnya ditangkap di Myanmar (Burma) dan dikirim ke museum di London. Pada kenyataannya taring yang dimiliki ikan ini tidak lah digunakan untuk memburu mangsanya akan tetapi untuk bertarung dengan sesamanya.

Burung yang Sudah Punah
Burung yang Sudah Punah

10.Burung yang Sudah Punah
Spesies burung ini dulu hanya dapat kita lihat pada gambar gambar di museum binatang. Sebab, burung ini dianggap telah punah dari dunia oleh para ahli. Akan tetapi, tahun ini ditemukan kembali di Filipina. Hanya ketika ditemukan, burung ini siap untuk Di masak. Burung tersebut ditemukan oleh seorang pemburu burung di Pulau Luzon, Filipina.

Copyright Sadewa | | by 2DUA.COM.