Wed. Feb 26th, 2020

2DUA.COM

Berita Unik Aneh Mistis

10 Ekosistem Terunik Dunia

18 min read
Pulau Mona

Pulau Mona

Pertama adalah Pulau Mona terletak di tengah Mona Passage dan secara administratif  merupakan bagian dari Puerto Rico. Merupakan pulau yang  terbesar dari tiga pulau yang terletak di  selat Selain Mona, ada Pulau Monito dan pulau Desecheo. Pulau Mona ditemukan oleh Columbuss pada tahun 1493, selama perjalanannya yang ke dua ke Dunia Baru. Pulau Mona telah menjadi cagar alam sejak tahun 1919 dan tidak berpenghuni lebih dari 50 tahun. Karena topografi dan ekologi yang unik maka pulau Mona, Desecheo, dan Monito telah dijuluki sebagai “Kepulauan Galapagos Karibia”. Iguana Mona yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia, dianggap spesies yang paling spektakuler di pulau tersebut. Sebagai herbivora asli terbesar yang berasal dari ekosistem tersebut maka sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara iklim dan vegetasi. Pulau tersebut juga mempunyai banyak gua yang ditinggalkan oleh penduduk pulau pada masa pra Columbus.

2. Pulau Sir Bani Yas

Sir Bani Yas
Sir Bani Yas

Sir Bani Yas adalah pulau terbesar alam di Uni Emirat Arab. Selama dua dekade terakhir, pulau tersebut telah diubah menjadi suaka margasatwa oleh penguasa Uni Emirat Arab, Sheikh Zayed. Karenanya, pulau tersebut ditanami jutaan pohon dan banyak spesies hewan yang dilepaskan di sana. Seperti rusa, jerapah, dan burung unta. The arabian gazelle, jenis kijang yang sekarang sudah punah di alam. liar, terdapat di pulau Sir Bani Yas tersebut. Pulau ini adalah rumah bagi lebih dari 400 ternak yang berkeliaran dengan bebas.

3. Pulau Lord Howe

Pulau Lord Howe adalah sebuah pulau kecil di Laut Tasman, 600 km (370 mil) sebelah timur dari daratan Australia. Pulau tersebut adalah sebuah contoh luar biasa dari suatu ekosistem pulau yang dikembangkan dari aktivitas gunung berapi bawah laut. Ia memiliki keragaman pemandangan langka, flora, dan fauna. Hampir setengah dari tanaman asli pulau tersebut merupakan endemik. Salah satu yang paling terkenal adalah howea, yang merupakan anggota genus palm yang dikenal dengan palm kentia dan dapat menjadi tanaman penghias rumah. Beberapa juta diekspor setiap tahun yang merupakan sebuah industri besar di pulau itu selain pariwisata. Pulau Lord Howe berpenduduk sekitar 350 orang. Hanya 400 wisatawan yang diizinkan untuk mengunjungi pulau ini pada satu waktu.

4. Gunung Bosavi

Bosavi
Bosavi

Gunung Bosaviadalah sebuah gunung berapi di dataran tinggi selatan Provinsi Papua New Guinea. sebuah sebuah ekspedisi pada tahun 2009 oleh sebuah tim ilmuwan dan kru televisi dari BBC telahmenemukan lebih dari 40 spesies. Sejak gunung berapi tersebut meletus terakhir sekitar 200.000 tahun yang lalu, tempat itu diisolasi untuk umum. Setelah dibuka kembali, tim ilmuwan dan kru BBC turun ke kawah dalam Gunung Bosavi dan mengeksplorasi habitat hutan perawan yang dipenuhi kehidupan. Spesies yang ditemukan di tempat tersebut adalah 16 spesies katak, 3 ikan,aneka serangga, laba laba, kelelawar dan seekor tikus raksasa (berukuran 82 cm dari hidung ke ekor dan berat sekitar 1,5 kg).

5. Pulau Ogasawara

Ogasawara
Ogasawara

Kepulauan Ogasawara adalah sebuah kepulauan yang terdiri atas 30 pulau subtropis dan tropis. Secara administratif, pulau tersebut merupakan bagian dari Tokyo, tetapi terletak sekitar 1.000 km (620 mil) di selatan kota. Hingga tahun 1830, Kepulauan 0gasawara tidak berpenghuni dan disebut “Muninjima” (pulau tidak berpenghuni). Lalu, berubah nama menjadi Pulau Bonin. Karena pulau tersebut terbebas dari aktivitas manusia, sampai saat ini ekosistem pulau dapat dijaga dengan baik. Kepulauan Ogasawara kadang kadang disebut sebagai Galapagos Timur.

6. Gunung Roraima

Roraima
Roraima

Sebuah “gunung meja” ditemukan di dataran tinggi Guyana di Amerika Selatan. Tetapi, yang tertinggi (2772 m/9094 ft) dan paling terkenal adalah Gunung Roraima. Karena gunung tersebut benar benar diisolasi, hampir sepertiga dari spesies tanaman hidup di Roraima berevolusi di sana menjadi bentuk yang unik di dataran tinggi. Gunung Roraima menjadi terkenal pada 1912 ketika Sir Arthur Conan Doyle menulis novel fiksi yang berjudul The Lost World. Dia menggambarkan pendakian Gunung Roraima oleh sebuah ekspedisi untuk mencari tanaman prasejarah dan dinosaurus yang ternyata mereka hidup terisolasi dan tidak berubah selama jutaan tahun di puncak gunung.

7. Pulau Christmas

Christmas
Christmas

Pulau tersebut dinamakan Christmas pada tahun 1643 ketika pertama kali ditemukan. Pulau tersebut merupakan wilayah Australia di Samudra Hindia. Pulau tersebut terletak 2.600 km (1.600 mil) barat Iaut Kota Perth. Kota Christmas memiliki populasi sekitar 1.400 jiwa. Geografis yang terisolasi dari gangguan manusia menyebabkan endemik yang tinggi di antara flora dan fauna di sana. Spesies endemik tersebut yang paling terkenal mungkin adalah kepiting merah. Meskipun terbatas pada wilayah yang relatif kecil, diperkirakan bahwa sampai saat ini terdapat 120 juta kepiting merah dapat hidup di pulau tersebut. Dengan begitu, menjadi yang paling melimpah dari 14 spesies kepiting darat di Christmas Island. Migrasi massal tahunan kepiting merah ke laut untuk bertelur telah disebut salah satu keajaiban dunia alami dan berlangsung setiap tahun sekitar November.

8. Socotra

Socotra
Socotra

Socotra atau Soqotra merupakan sebuah daerah di lepas pantai Yaman. tempat tersebut adalah sebuah kepulauan kecil dari empat pulau di Samudra Hindia. Pulau terbesar, juga disebut Socotra, mempunyai luas sekitar 95 persen dari daratan kepulauan. Pulau tersebut sangat terpencil dan terletak sekitar 240 km (150 mil) timur Tanduk Afrika dan 380 km (240 mil) selatan Semenanjung Arab. Isolasi waktu geologi di Kepulauan Socotra dan panas sengit dan kekeringan telah memberikan kontribusi untuk menciptakan ekosistem yang unik dan menakjubkan. Survei telah mengungkapkan bahwa lebih dari sepertiga dari 800 atau lebih spesies tanaman dari Socotra yang tidak ditemukan di tempat lain.

9. Taman Nasional Pulau Komodo

Pulau Komodo
Pulau Komodo

Taman Nasional Komodo adalah sebuah taman nasional di Indonesia terletak di Kepulauan Sunda Kecil. Taman
mencakup tiga pulau utama Komodo, Padar, dan Rincah, serta 26 pulau lain yang lebih kecil. Taman tersebut awalnya didirikan untuk melestarikan komodo naga yang unik, yaitu kadal terbesar di dunia. Sejak itu, tujuan konservasi diperluas untuk melindungi seluruh keanekaragaman hayati,baik Iaut dan darat. Komodo adalah reptil terbesar dan panjangnya dapat mencapai 3 m atau lebih. Lalu, beratnya lebih dari 70 kg. Karena ukuran mereka, kadal ini mendominasi ekosistem pulau di mana mereka tinggal. Sekalipun Komodo sering makan bangkai hewan yang mati, mereka adalah predator tangguh dan juga akan berburu mangsa termasuk burung dan mamalia.

10. Kepulauan Galapagos

Galapagos
Galapagos

Kepulauan Galapagos adalah kepulauan kecil yang termasuk pulau vulkanik di Ekuador, Samudra Pasifik bagian
timur. Pulau-pulau yang cukup terpencil dan terisolasi, terletak sekitar 1000 km (620 mil) barat Amerika Selatan. Kepulauan Galapagos terdiri atas 15 pulau utama, tiga pulau yang lebih kecil dan 107 pulau batu, dan tersebar di sekitar khatulistiwa. Kepulauan tersebut terkenal di dunia karena ekosistem yang unik dan pulau yang merupakan sumber inspirasi bagi teori seleksi alam oleh Charles Darwin. Di sana, terdapat kura kura raksasa, singa laut, penguin, iguana laut, dan spesies burung yang berbeda. Pulau tersebut saat ini menerima rata-rata 60.000 pengunjung per tahun.

Sumber Beritaunik.net

Copyright Sadewa | | by 2DUA.COM.